Pages

Selasa, 22 Oktober 2013

Kunci Sukses Dahsyat Bersyukur

Kunci Sukses Dahsyat Bersyukur

Tips Sukses

Dan Allah akan memberi balasan dan menambah nikmat-Nya kepada orang-orang yang bersyukur.

~   Q ur'an: Surat Ali Imran: 144 ~  



Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa kita harus bisa bersyukur dalam hidup ini.
Tapi tahukah Anda bahwa, bersyukur tidak hanya sesuatu yang wajib dilakukan oleh kita yang memiliki iman, tetapi bersyukur adalah juga alat pembuka rejeki dan nikmat yang lebih banyak lagi?
Pelajaran ini akan membahas kunci sukses dahsyat bersyukur ini.
Syukur dan rasa terima kasih kita kepada Tuhan yang telah menganugerahi kita kehidupan ini membantu kita menikmati dan menerima kesuksesan hidup yang selama ini kita cari.

Dengan rasa syukur yang kita rasakan akan kehidupan kita, kesuksesan itu pada esensinya sudah tidak perlu lagi kita cari, ia sudah ada di sini, di hidup Anda saat ini pula.

Tetapi bagaimanakah langkah konkret menerapkan kunci sukses dahsyat bersyukur itu, karena kita sering pula mendengar orang yang mengatakan, "Aku selalu bersyukur, kok, tapi nyatanya hidupku hanya begini-begini saja"?

Reminder

Dan ingatlah tatkala Tuhanmu berjanji kepadamu: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah ni'mat-KU kepadamu...
~ Qur'an: Surat Ibrahim: 7 ~
Wah, saya harus bilang terus terang, kalau Anda mengatakan kalimat seperti di atas, terutama bagian yang bilang bahwa "hidupku kok ya masih hanya begini-begini saja", maka, itu berarti Anda belum bersyukur.

Karena bersyukur bukanlah sekedar kata-kata.
Bersyukur adalah sebuah rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam atas sebuah pemberian dari yang Maha Kuasa, entah bagaimanapun bentuk dan rupa pemberian tersebut.

Kalimat model seperti di atas, meski ada kata "syukur"-nya, tetapi jelas terasa tidak mengungkapkan rasa terima kasihnya, karena disebutkan "hidupku ya begini-begini saja".
Walau kalimat tersebut sepertinya mengucapkan syukur, tetapi secara esensi, kalimat tadi merendahkan apa yang sudah diberikan Tuhan, maka sebagai akibatnya, siapapun yang mengatakannya jelas tidak bisa merasakan nikmat yang lebih besar lagi.
Tiadanya rasa terima kasih, syukur dan penghargaan membuat siapapun tidak mampu mengenali dan merasakan nikmat, maka ya tidak terasa.


Bagaimana bersyukur secara konkret

Karena bersyukur bukan lagi konsep yang baru, maka saya tidak akan membahasnya panjang lebar.
Saya hanya hendak meluruskan persepsi tentang "bersyukur" itu bagaimana sebenarnya, untuk memastikan Anda memahami cara yang ampuh untuk menerima kesuksesan yang Anda cari ini.
Karena tentang bersyukur ini, banyak orang yang memahami dan menerapkannya secara terbalik.
Kalau Anda bersyukur karena telah mendapatkan atau mengalami sesuatu yang menyenangkan, itu wajar. Semua orang juga bisa.
Bukan syukur itu yang saya bicarakan di sini.

Syukur yang akan membuka pintu rejeki, berkah dan anugerah yang lebih besar lagi, membuat Anda bisa merasakan dan menerima kesuksesan yang telah sekian lama Anda cari saat ini juga, adalah perasaan penghargaan dan terima kasih kepada Tuhan, akan apapun yang diberikan-NYA, dalam semua situasi dan kondisi.

Ya, tidak peduli apakah hujan, angin, badai, guntur, banjir, kemarau. Sehat, sakit, sedih, senang. Segala suasana, setiap situasi, apapun yang terjadi. Bila Anda bisa merasa bersyukur saat itu, maka itu pertanda bahwa Anda sudah mulai menerima kesuksesan Anda dan kesuksesan yang lebih besar lagi telah menanti.


Bagaimana caranya bersyukur?

Untuk mengetahui bagaimana cara bersyukur yang tepat, sekarang mari kita lihat tanda-tanda yang menunjukkan kebalikan dari orang yang bersyukur:


Mereka yang tidak bersyukur melakukan hal-hal semacam ini (Jadi hindari jauh-jauh) :



  • 1. Mengeluh

    Setiap jenis keluhan entah itu yang diutarakan dengan bercanda, apalagi yang serius, adalah ciri tipisnya atau bahkan tidak adanya rasa syukur. Dan ini tidak hanya meliputi keluhan terhadap kondisi personal, diri dan badan kita sendiri, tetapi juga keluhan terhadap kondisi lingkungan, masyarakat dan negara.
    Misalnya: mengeluh tentang harga barang yang makin mahal, mengeluh tentang penghasilan yang kecil, mengeluh tentang negara yang makin kacau, tentang resesi ekonomi, tentang bencana, tentang apapun, di sekitar kita. Pokoknya semua jenis keluhan.

    Keluhan berbahaya karena membuat orang lupa atau buta akan kondisi sebaliknya, dan kalau diulang berkali-kali akan merasuk ke dalam jiwa dan menjadi sesuatu yang kita percayai.


  • 2. Mengecil-ngecilkan nikmat yang telah diberikan Tuhan

    Reminder

    Ingatlah kamu kepada-KU, niscaya Aku ingat pula kepadamu dan bersyukurlah kepada-KU dan janganlah kamu mengingkari ni'mat-KU.
    ~ Q ur'an: Surat Al Baqarah: 152 ~
    Misalnya, kalimat-kalimat macam ini: Ah, gajiku sih kecil... Ah, biasa saja... Rumahku kan gubug ini, lain dengan rumahmu... Ayo kita makan seadanya saja ya... dsb.
    Saya memahami bahwa ini mungkin bagian dari budaya kita, untuk merendah, tidak sombong, tetapi yang jadi masalah adalah kalau omongan ini terlalu sering kita ucapkan sehingga kita tidak lagi bisa membedakan antara hanya sekedar basa-basi dengan yang sebenarnya kita rasakan.
    Padahal sebenarnya, tidak ada suatupun di dunia ini yang merupakan sesuatu yang kecil. Uang 5 perakpun seandainya tidak diberikan-NYA, Anda tidak akan bisa memilikinya.


  • 3. Kikir

    Ya, kikir adalah juga satu tanda tidak bersyukurnya seseorang. Dia merasa bahwa yang dia miliki masih kecil jumlahnya, sehingga tidak mau berbagi atau sulit berpisah dengannya. Atau dia khawatir, cemas, dan takut tidak akan mendapat lagi, sehingga merasa harus menyimpan-nyimpan untuk diri sendiri.
    Cara berpikir kikir sungguh berbahaya, lebih berbahaya dari suka mengeluh, karena di belakangnya tersimpan rasa tidak adanya terima kasih pada Tuhan, serta rasa tidak percaya akan pertolongan dan kekuasaan Tuhan, dan ini dalam bahasa agama, ekstrim-nya, bisa dikategorikan kufur dan kafir.
  • Sesungguhnya Allah tidak menyukai ...orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan yang menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya kepada mereka...
    ~ Qur'an: Surat An-Nisa': 36-37 ~


  • Menginginkan apa yang menjadi milik orang lain

    Ada orang yang kerjanya lapar mata terus. Tidak pernah puas. Apapun yang dimiliki orang lain, ingin dia miliki juga, bahkan dengan penuh rasa persaingan. Dia tidak bisa melihat orang lain maju tanpa sekilas perasaan iri atau dengki menyelimuti.


Tell a Friend

Nah beberapa hal tersebut bisa menjadi petunjuk apakah kita memiliki rasa syukur yang besar atau JUSTRU SEBALIKNYA.
Sekarang yang lebih penting adalah bagaimana kita menerapkan rasa syukur ini secara konkret agar membantu kita MENERIMA KESUKSESAN, anugerah dan rejeki lebih banyak lagi.


Bagaimana bersyukur secara konkret:

1.    Coba membiasakan diri mencatat, setiap hari, semua hal baik yang terjadi pada kita hari itu. (Keep a gratitude journal).
Pagi dan sore kalau bisa. Kalau tidak, ya, cukup sekali saja, mungkin menjelang tidur.
Di sebuah buku khusus, tulis setiap harinya, paling sedikit 50 hal yang bisa Anda syukuri hari itu.
Banyak yang menyarankan, untuk pertama kali melakukan ini, paling sedikit menulis 100 hal yang kita syukuri. Besar dan kecil. Semuanya. Ini memaksa kita, pikiran sadar dan bawah sadar kita untuk melihat bahwa ternyata dalam hidup kita ini TELAH ada begitu banyak yang patut kita hargai dan ucapkan rasa terima kasih kepada Tuhan karenanya.
Sesudah itu secara rutin tetap dilakukan walau jumlah yang dituliskan tidak sebanyak yang pertama.
Tidak punya cukup banyak hal untuk disyukuri? Masa?
Coba, Anda masih bisa menggerakkan jari-jari Anda? Syukuri itu.
Rambut Anda tidak berkutu? Syukuri itu.
Anda masih bisa ke 'belakang' dengan normal? Bukannya itu juga suatu anugerah?
Anda bisa menarik napas? Syukuri ini juga, ada orang-orang yang menderita tidak bisa melakukannya.
Udara masih bebas. Air bersih masih mudah didapat. Hujan yang mendinginkan negeri kita yang berdebu dan panas ini masih mau turun.
Malam masih gelap sehingga kita bisa tidur dan istirahat.
Matahari belum terbit di sebelah barat. Dan masih banyak lagi.
Jadi, mana mungkin Anda tidak punya sesuatu untuk disyukuri.
Bersyukurlah banyak-banyak, setiap hari, setiap saat.
Kalau Anda bisa membaca kalimat-kalimat dalam situs ini, maka Anda juga harus bersyukur karena nasib Anda labih baik dari jutaan manusia lainnya di dunia.
Baca lebih lanjut tentang alasan bersyukur yang jauh lebih luas lagi ini di sini.

Dan jika kamu menghitung-hitung ni'mat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya (karena banyaknya). Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyayang.
~ Qur'an: Surat An Nahl: 18 ~

2.    Setiap hati kita suntuk dan resah, dan mulai kehilangan semangat dan kepercayaan, coba baca ulang "jurnal syukur" Anda tersebut, dan lihat betapa banyak yang TUHAN TELAH berikan kepada Anda.
3.    Bila Anda sendiri sedang merasa kekurangan, coba cari beberapa orang yang Anda tahu lebih buruk lagi kondisinya dibandingkan Anda. Cari, temui, amati kehidupan mereka.
Lalu lakukan sesuatu yang bisa membantu mereka (meskipun sedikit). Ini "memaksa" kita untuk lagi-lagi melihat betapa beruntungnya kita, dan bahwa nikmat Tuhan itu tidak akan habis meski kita membaginya dengan orang lain.


4.     Terapkan ajian "UNTUNG" ala orang Jawa (untuk suku lain, maaf kalau saya salah klaim tentang falsafah ini, karena sebagai orang Jawa, setahu saya, orang Jawalah yang suka memakai aji-aji ini...)... yaitu, bila mereka tertimpa musibah, mereka selalu mencari baiknya dan mengatakan, "Untung ya ....." (lalu menyebutkan sesuatu yang sebaliknya dari musibah tadi).
Misalnya: Bila satu keluarga sakit semua, mereka akan bilang, "Untung tidak sampai meninggal." "Atau untung punya uang untuk berobat." Atau "Untung tidak perlu sampai dirawat."
Dan untung-untung lainnya. Yang intinya mencari "the silver lining of the dark grey clouds" atau mencari elemen positif dari segala sesuatu yang di luarnya nampak negatif.


Reminder

Dan bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri...
~ Qur'an: Surat Luqman: 12 ~
5.    Cara menerapkan kunci sukses dahsyat bersyukur berikutnya, adalah dengan selalu menjawab dengan penuh semangat dan rasa bahagia semua pertanyaan yang menanyakan kabar Anda, entah itu tentang kondisi kesehatan, keuangan Anda, kehidupan Anda dsb.
Jawab semua pertanyaan tentang kabar Anda dengan kalimat seperti berikut,
"Alhamdulillah atau Puji Tuhan........." (lalu sebutkan berita baiknya). Apapun itu berita baiknya, walau sekecil apa.
Jangan katakan dengan lesu dan lemas, "Ya, beginilah nasib saya Mas" atau jawaban lain yang senada.
Anda paham maksud saya kan?
Pokoknya, jangan sekali-kali mengecilkan apapun yang telah diberikan Tuhan pada kita.


6.    Sering-sering mengadakan acara "syukuran" juga merupakan langkah menerapkan kunci sukses dahsyat bersyukur ini. (Yes, make every day a thanks-giving day).
Bisa berupa mentraktir makan sobat karib (berdua saja bila memang dana terbatas) sebagai rasa syukur dia telah mendukung kita selama ini.
Bisa lebih besar dengan mengundang tetangga makan-makan di rumah. Bisa dengan mengirim makanan ke panti asuhan, ke anak-anak jalanan di bawah jembatan, ke mana saja.
Yang tujuannya adalah untuk mengungkapkan syukur akan apa yang SUDAH kita terima.


Tujuan dan fungsi syukur


Langkah-langkah di atas semoga bisa membantu memusatkan diri dan perhatian Anda pada segala sesuatu yang baik dalam hidup Anda, dan karenanya akan membantu Anda menarik dan menerima hal yang baik tersebut lebih banyak lagi. (Esensi dari the Law of Attraction).
Anda berterima kasih dahulu, maka, mau tidak mau, Tuhan akan memberikannya pada Anda karena Anda sudah berterima kasih. Sudah siap menerima.
Bukan mengharap pemberian, lalu berterima kasih kalau diberi, sementara kalau tidak diberi, mengeluh dan bersedih hati. (Ini TERBALIK !!!)
Insya'allah, dengan semua rasa syukur ini, hidup akan terasa lebih nikmat, dan sebaliknya, nikmat hidup juga akan terus terasa dan ditambahkan-NYA.


Kunci Sukses Dahsyat: Bersyukur tiap saat

kunci sukses dahsyat: selalu bersyukur


Setelah menerapkan kunci sukses dahsyat bersyukur, pelajaran selanjutnya adalah strategi menyikapi kesulitan, badai, masalah, musibah dan segala macam yang negatif dalam hidup kita.
Serta strategi untuk bisa terus menerima kesuksesan dalam segala situasi. Jangan dilewatkan.

sumber : http://www.suksestotal.com/kunci-sukses-dahsyat-bersyukur.html

Tips Menghadapi Masalah Dan Cobaan hidup

Tips Menghadapi Masalah Dan Cobaan hidup

Menghadapi Masalah Hidup – Bukan hal biasa jika berbicara tentang masalah dan cobaan dalam menjalani kehidupan didunia ini. Ada kalanya Tuhan mengijinkan kita mengalami ujian, dengan waktu dan  tempat yang tanpa kita ketahui. Oleh sebab itu kita jangan sampai dipatahkan oleh sebesar apapun masalah dan cobaan yang menimpa kehidupan ini.

MASALAH COBAAN HIDUP
MASALAH COBAAN HIDUP
Yang paling penting adalah bagaimana kita sabar mengadapi masalah hidup yang tengah terjadi. Karna menurut pengalaman Kesabaran akan cobaan adalah sangat penting didalam setiap tantangan dan cobaan.
Maka pada kesempatan ini, kita akan share beberapa Tips Untuk Menghadapi Masalah Dan Cobaan hidup dengan mudah. Adapun sumbernya adalah disaring dari berbagai pengalaman orang2 yang tengah mengadapi atau pernah menadapi masalah dan cobaan dalam kehidupan.
Ada banyak ragam cara untuk menghadapi, mengatasi dan menyelesaikan maslah hidup, berikut adalah tips – tips tersebut :

Bagaimana Mengatasi Masalah Dengan Cara Tepat ?

Masalah Merupakanhal yang paling tidak diharapkan hadir dalam kehidupan setiap kita, bahkan masalah bisa datang dengan sendirinya tanpa harus dicari dan diundang kedatangannya. Dan itulah keunikan dari masalah, yaitu bisa datang dengan sendirinya atau harus dicari terlebih dahulu.
Tips masalah hidup
Tips masalah hidup
jika saat ini anda adalah sedang menghadapi masalah.  Simak cara berikut :
Jangan Panik ketika mengadapi masalah
“Don’t be panic”, mungkin anda sering mendengar kata-kata tersebut ketika anda sedang tertimpa masalah. Yupz, memang benar. Jangan pernah panik ketika anda sedang tertimpa sebuah masalah yang malah membuat anda tidak bisa berpikir jernih tapi bersikaplah tenang dan pikirkan solusi untuk masalah anda tersebut.
Jangan Emosional Saat Masalah terjadi
Mungkin ini sulit anda lakukan jika anda seorang yang tempramental atau cepat marah. Ketika anda meluapkan emosi anda ketika menghadapi sebuah masalah, ini malah membuat anda tak bisa berpikir tenang. Bahkan, teman anda sendiri tak mau membantu masalah anda karena sifat emosional anda tersebut.
Jangan Tergesa-gesa mengadapi suatu permasalahan
Seseorang yang sedang mengahadapi sebuah masalah biasanya akan bertindak tergesa-gesa. Hal ini sangat tidak dianjurkan, karena perbuatan yang terggesa-gesa biasanya tanpa menggunakan pemikiran yang matang dan malah akan membuat masalah baru muncul.
Berpikir Positif dalam situasi masalah
Ketika anda berpikir positif anda dapat dengan mudah menerima sebuah masalah sebagai cobaan atau salah cara agar anda lebih dewasa. Dengan berpikir positif juga dapat membuat anda berpikir solutif untuk mencari solusi.
Berpikir Kreatif mengadapi masalah
Putarlah otak anda sebaik mungkin denga mencari jalan keluar dari masalah tersebut. Keluarkan ide-ide yang selama ini ada dibenak anda yang mungkin dapat membantu keluar dari masalah tersebut. Untuk lebih mudah berpikir kreatif anda harus lebih banyak mencari informasi, lalu olah informasi tersebut sebagai cara keluar dari masalah anda.
Diskusikan masalah yang dihadapi
Jika anda sudah tidak dapat menghadapi dan mengatasi masalah anda, yang harus anda lakukan selanjutnya adalah berdiskusi atau berbagi cerita tentang masalah anda. Pilih orang yang menurut anda dapat mengerti permasalah dan dapat memberikan solusi. Jikapun masalah anda terlalu pribadi, anda dapat mendiskusikannya di dunia maya seperti di forum-forum, milis, maupun chatting.
Dekatkan Diri Dengan Tuhan
Jika anda selama ini kurang dekat dengan Tuhan, cobalah untuk mendekatkan diri anda dengan diri-Nya. Yang paling penting adalah jangan hanya mendekatkan diri anda dengan Tuhan ketika sedang tertimpa masalah, tapi cobalah untuk setiap saat. Hal ini juga dapat membantu berpikir tenang dan berpikir positif setiap anda tertimpa masalah.
Jangan Putus Asa menghadapi masalah
Inilah yang paling penting dari semua poin penting diatas. Jika anda mudah putus asa, yakinlah masalah anda tak akan pernah terselesaikan bahkan menjadi semakin runyam. Ingatlah sebuah pribahasa “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang kemudian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.”. Tancapkan dalam hati anda bahwa jika anda dapat melewati masalah ini maka anda akan mendapatkan kebahagian melebihi kepedihan masalah anda tersebut.

Kamis, 17 Oktober 2013

Jangan Putus Asa karena Allah Mengampuni Semua Dosa

Jangan Putus Asa karena Allah Mengampuni Semua Dosa

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Akhi muslim saudara-saudaraku yang beriman yang bertaqwa kepada Allah subhanahu wata’ala. Siapa diantara kita yang tidak pernah berbuat dosa? siapa diantara kita yang tidak pernah melanggar perintah Allah subhanahu wata’ala? setiap kita pasti berbuat dosa, dan ini telah dinyatakan oleh nabi sallallahu ‘alaihi wasallam:
…كل ابن آدم خطاء
Setiap anak adam خطاء, dan خطاء dalam bahasa arab artinya senantiasa terjerumus dalam dosa, akan tetapi kata nabi sallallahu ‘alaihi wasallam:
وخير الخطَّائين التوّابون
Dan orang-orang yang berdosa yang terbaik di antara mereka adalah yang bertaubat kepada Allah subhanahu wata’ala.
jangan putus asaPada kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin mengajak saudaraku untuk merenungkan tentang luasnya rahmat Allah subhanahu wata’ala, agar jangan sampai terbetik sedikitpun dalam hati kita, keraguan untuk kembali kepada Allah, keraguan untuk bertaubat kepada Allah subhanahu wata’ala.
Karena kita sama-sama tau, sayapun menyadari , anda pun menyadari. Seringkali iblis datang membisikkan dalam hati kita, membuat kita ragu untuk kepada Allah subhanahu wata’ala, membisikkan kepada kita bahwasanya dosa kita terlalu besar, bahwasanya Allah tidak akan mengampuni dosa yang telah kita lakukan, ketahuilah bahwasanya itu semua hanyalah tipuan iblis.
Tuhan kita, robbul ‘alamin adalah Dzat yang sangat sayang kepada hamba-hambanya, dan senang kepada orang yang bertaubat kembali kepadanya, sampai-sampai dalam suatu hadits, nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
قال الرسول صلى الله عليه وسلم: والذي نفسي بيده لو لم تذنبوا لذهب الله بكم ولجاء بقوم غيركم يذنبون فيستغفرون الله فيغفر لهم
Kalau seandainya kalian tidak berdosa, maka Allah akan menjadikan kalian musnah, akan membuat kalian hilang, kemudian Allah akan mendatangkan suatu kaum yang mereka berdosa, kemudian mereka beristigfar bertaubat kepada Allah, kemudian Allah akan mengampuni mereka.
Lihatlah hadits ini! Ternyata Allah subhanahu wata’ala senang dengan hamba-hambanya yang bertaubat yang kembali kepada Allah subhanahu wata’ala. Oleh karenanya kenapa kita ragu tatkala kita terjerumus dalam kesalahan untuk bertaubat kepada Allah untuk mengucapkan.. استغفر الله العظيم .. kenapa kita mesti ragu?
Saya akan mengajak diri saya sendiri dan anda untuk merenungkan tentang luasnya rahmat Allah subhanahu wata’ala. Ada sebuah ayat dalam Al-quran yang dinamakan oleh para salaf dengan.. أرجى آية في كتاب الله ..ayat yang sangat memberi harapan, yang paling memberikan harapan kepada hamba-hamba Allah subhanahu wata’ala.
Ayat apakah itu? Allah subhanahu wata’ala berfirman:
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
(Al-Quran Surat Az-Zumar : 53)
Nidaaun robbani, seruan ilahi, panggilan Allah subhanahu wata’ala kepada siapa? Kepada hamba-hamba Allah yang berlumuran dosa, kepada hamba-hamba Allah yang tenggelam dalam kenistaan, Allah seru mereka dengan panggilan penuh rahmat. Kata Allah subhanahu wata’ala قُلْ يَا عِبَادِيَ wahai hamba-hambaku yang telah melampaui batas dalam berbuat dosa, LIHAT! Mereka terjerumus kedalam kemaksiatan tapi Allah tetap memanggil mereka dengan hamba-hambaku, Allah masih mengakui mereka sebagai hamba- hamba Allah sementara mereka bermaksiat, sementara mereka melanggar perintah Allah subhanahu wata’ala, sementara mereka membangkang dengan perintah Allah subhanahu wata’ala, Allah masih mengakui mereka sebagai hamba-hambanya.
Kemudian Allah berkata apa? الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنفُسِهِمْ Yang telah melampaui batas dalam berbuat dosa, Allah tidak menyatakan hamba-hambaku yang berdosa, tetapi Allah menyatakan hamba-hambaku yang telah melampaui batas dalam berbuat dosa, artinya terjerumus / bergelimang dalam dosa-dosa yang begitu banyak, kemudian apa kata Allah.. لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ..janganlah kalian putus asa dari rahmat Allah subhanahu wata’ala, jangan sekali-kali terbetik dalam hati kita putus asa dari rahmat Allah, dari kasih sayang Allah subhanahu wata’ala.. إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا.. sesungguhnya Allah subhanahu wata’ala mengampuni seluruh dosa, lalu Allah tutup panggilan robbani ini dengan firmannya .. إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ . sesungguhnya Allah subhanahu wata’ala maha pengampun lagi maha penyayang.

Semua milikMU dan pasti akan kembali padaMU

semua milikMU dan pasti akan kembali padaMU


Ya Rabb..
rasa kehilangan, disakiti, dikecewakan atau melihat perubahan dari yang baik menjadi buruk..
bagiku itu hal yang sangat menyakitkan..
aku tak mengerti dengan rencanaMU..
dan pasti tak akan ada yang tahu dengan rencanaMU..
yang aku & semua orang yakini, rencanaMU itu pasti indah & pasti yang terbaik untuk umatMU..

hal-hal yang menyakitkan tersebut, aku tahu itu hanya sekedar cobaan dariMU..
dengan hal-hal yang menyakitkan tersebut, aku sangat bersyukur..
bersyukur karena dengan cobaan itu membuat aku kuat, dewasa & membuatku lebih dekat denganMU..

Engkau mendatangkan atau memberiku sesuatu dengan caraMU..
dan Engkau mengambil atau mengubah sesuatu itu dengan caraMU pula..
semua memang tak ada yang abadi..
semua milikMU dan pasti akan kembali padaMU..

walau kadang aku tak mengerti dengan yang terjadi padaku..
walau kadang aku merasa tak sanggup menerima dengan yang terjadi padaku..
tapi aku selalu berusaha untuk bersabar, ikhlas dan bertawakal padaMU dengan semua yang terjadi padaku..
semoga aku bisa tetap istiqomah di jalanMU, Ya Rabb..


sumber : http://celinpooh.blogspot.com/2012/04/semua-milikmu-dan-pasti-akan-kembali.html

Ciri-Ciri Wanita Sholihah yang ta'at

Ciri-Ciri Wanita Sholihah yang ta'at

Apa ciri-ciri utama dari seorang isteri yang shalihah? Nabi saw., memberikan keterangan sebagai berikut:
“Maukah aku beritahukan kepadamu tentang sebaik-baik harta pusaka seseorang? Yaitu wanita shalehah yang menyenangkan jika dipandang, yang taat padanya jika disuruh, yang bisa menjaganya jika ditinggal pergi.” (HR. Abu Daud dan al-Hakim dari Umar ra.)
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّذِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِيمَا يَكْرَهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهِ
Dari [Abu Hurairah]; Rasulullah: "Wanita yang bagaimana yang paling baik?" Beliau menjawab: "Jika ia dipandang selalu menyenangkan, jika diperintah taat, dan tidak menyelisihinya terhadap perkara yang ia benci bila terjadi pada dirinya (istri) atau hartanya (suami)."

Ciri-ciri gadis SholihahDari hadis di atas, disebutkan minimal 3 (tiga) ciri wanita (isteri)salihah, yaitu:

1.    Menyenangkan jika dipandang. Tidak harus cantik nan rupawan bagi seorang wanita untuk menyenangkan orang yang memandangnya. Kalau jiwanya dipenuhi keikhlasan, rasa percaya dan yakin bahwa Allah menjaganya selama dia taat, hatinya penuh dengan praduga baik (husnuzhzhann), maka batinnya memancarkan sinyal-sinyal kasih sayang yang menyentuh hati orang yang memandangnya, tanpa menimbulkan niat buruk. Itulah qurratu ‘ain, istilah al-Qur’an bagi isteri dan anak-anak saleh yang menjadi penyejuk mata bagi suami atau ayahnya. Sekali lagi, bukan kecantikan fisik yang menyenangkan untuk dipandang, tetap keindahan batin.

2.    Taat jika disuruh. Seorang pria yang bijak, tidak memperlakukan isterinya bagaikan pembantu atau pelayannya. Maka adalah sikap dan anggapan keliru dari “perkumpulan suami-suami” yang atas nama agama, menginginkan ketaatan dari seorang isteri, layaknya ketaatan atasan terhadap bawahan, atau majikan terhadap buruhnya. Ketaatan yang dimaksudkan dan diinginkan di sini adalah ketaatan yang proporsional bagi seorang isteri dan ibu rumah tangga yang terhormat.

3.    Menjaga amanah rumah tangganya saat ditinggal pergi. Amanah yang harus dijaga wanita terhadap suaminnya tidak lain adalah kehormatan dirinya sendiri, harta suaminya, serta anak-anaknya. Terkadang hal ini menjadi sesuatu yang berat bagi seorang wanita. Adakalanya, karena suatu tugas, seorang suami harus pergi ke luar kota atau ke luar negeri untuk beberapa lama. Di sinilah godaan yang berat bagi seorang wanita. Jika ia mampu menjaga amanah tersebut, maka inilah profil wanita ahli surga.

ingat, wanita yang sholihah untuk lelaki yang sholih, begitu juga sebaliknya... ^_^